Pemerintah Provinsi Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menjalin kerja sama dengan HIPMI Syariah Jawa Tengah untuk mengembangkan sektor wisata halal sebagai salah satu pendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Langkah ini diambil karena Jawa Tengah dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan wisata ramah muslim yang tidak hanya menyasar pasar domestik, tetapi juga peluang internasional. Pemerintah melihat sektor ini bisa menjadi kekuatan baru dalam meningkatkan daya saing daerah.
Gubernur Jawa Tengah menegaskan bahwa pengembangan wisata halal menjadi bagian dari roadmap pembangunan daerah, di mana sektor pariwisata dan ekonomi syariah ditargetkan menjadi fokus utama dalam beberapa tahun ke depan. Oleh karena itu, berbagai program sudah mulai dipersiapkan sejak sekarang.
Upaya yang dilakukan antara lain memperkuat ekosistem industri halal, seperti mendorong sertifikasi halal pada produk makanan, minuman, kosmetik, hingga berbagai produk lainnya. Selain itu, pemerintah juga mengembangkan program santripreneur, mendukung UMKM, serta memberikan fasilitas sertifikasi halal secara gratis bagi pelaku usaha kecil.
Dalam kolaborasi ini, HIPMI Syariah Jawa Tengah berperan sebagai mitra strategis yang akan membantu pemerintah, terutama dalam hal investasi, penguatan UMKM, serta percepatan sertifikasi halal. Organisasi ini juga berkomitmen mendorong lahirnya pengusaha muda yang tidak hanya berorientasi profit, tetapi juga memiliki kepedulian sosial.
Ketua HIPMI Syariah Jawa Tengah menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung program pengembangan wisata halal hingga beberapa tahun ke depan, termasuk melalui penguatan ekosistem ekonomi syariah dan pemberdayaan pesantren melalui akses permodalan berbasis koperasi syariah.
Selain itu, HIPMI Syariah juga akan fokus menciptakan wirausaha muda yang berkonsep social entrepreneur, yaitu pelaku usaha yang tidak hanya mengejar keuntungan, tetapi juga memberikan dampak sosial bagi masyarakat.
Kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha ini diharapkan mampu mempercepat terwujudnya wisata halal di Jawa Tengah serta memperkuat pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
